Cara Penggunaan
- Masukkan nilai
Isi kolom yang diperlukan.
- Klik hitung
Tekan tombol hitung untuk melihat hasil.
- Lihat hasil
Lihat hasil dan bagikan jika perlu.
Apa itu notasi ilmiah?
Notasi ilmiah (scientific notation) adalah cara menuliskan bilangan yang memiliki terlalu banyak angka sehingga sulit ditangani, dengan memadatkannya ke dalam bentuk a × 10ⁿ. Aturan utamanya adalah nilai mutlak koefisien a harus lebih besar atau sama dengan 1 dan kurang dari 10 (1 ≤ |a| < 10). Karena hanya satu representasi yang memenuhi syarat ini, setiap bilangan memiliki satu bentuk ternormalisasi (normalized form) yang konsisten.
Mengapa digunakan
- Nilai seperti kecepatan cahaya 3 × 10⁸ m/s atau massa elektron 9,1 × 10⁻³¹ kg dapat ditulis secara ringkas tanpa menderetkan banyak angka nol.
- Jumlah angka pada koefisien a sama dengan jumlah angka penting, sehingga menunjukkan ketelitian pengukuran dengan jelas.
- Notasi ini menyederhanakan perkalian dan pembagian bilangan besar dengan mengubahnya menjadi penjumlahan dan pengurangan eksponen.
Notasi ini menjadi notasi standar dalam fisika, kimia, astronomi, dan teknik. Pada komputer dan kalkulator ilmiah, nilai yang sama ditampilkan dalam notasi E seperti 3.2E5.
Rumus Perhitungan
Rumus untuk mengubah bilangan biasa menjadi notasi ilmiah adalah sebagai berikut.
n = ⌊log₁₀|x|⌋, a = x ÷ 10ⁿ
Di sini, x adalah bilangan asli yang akan diubah, n adalah eksponen dari 10 (bilangan bulat), dan a adalah koefisien. ⌊ ⌋ berarti pembulatan ke bawah (floor).
Contoh) Mengubah 123456
① n = ⌊log₁₀123456⌋ = ⌊5.0915⌋ = 5
② a = 123456 ÷ 10⁵ = 1.23456
③ Hasil: 1.23456 × 10⁵
Arah sebaliknya dihitung dengan x = a × 10ⁿ. Contoh: 4.2 × 10⁻⁴ = 4.2 ÷ 10000 = 0.00042. Kalkulator ini membulatkan koefisien hingga 10 angka di belakang koma untuk menekan galat titik mengambang.