Cara Penggunaan
- Masukkan nilai
Isi kolom yang diperlukan.
- Klik hitung
Tekan tombol hitung untuk melihat hasil.
- Lihat hasil
Lihat hasil dan bagikan jika perlu.
Apa itu margin keuntungan?
Margin keuntungan (margin kotor, margin) adalah indikator yang menyatakan dalam persen seberapa besar porsi keuntungan—yaitu harga jual (pendapatan) dikurangi biaya—terhadap harga jual. Meski sama-sama menghasilkan Rp100.000, tingkat keuntungan usaha berbeda tergantung berapa harga jualnya, sehingga tolok ukur untuk membandingkan profitabilitas adalah margin, bukan jumlah keuntungan absolut.
Mengapa penting
- Penetapan harga: Dengan menetapkan margin target, Anda dapat menentukan harga jual secara konsisten meski biaya berubah.
- Perbandingan profitabilitas: Memungkinkan membandingkan produk, toko, dan periode dengan skala pendapatan berbeda menggunakan ukuran yang sama.
- Manajemen laba rugi: Jika margin lebih rendah dari proporsi biaya tetap, makin banyak menjual makin rugi, sehingga digunakan untuk memutuskan apakah usaha layak dilanjutkan.
Berdasarkan definisinya, margin tidak pernah bisa melebihi 100% dan mendekati 100% seiring biaya mendekati 0. Markup yang sering dikelirukan membagi keuntungan yang sama dengan biaya, bukan harga jual, sehingga selalu keluar lebih besar daripada margin.
Rumus perhitungan
Kalkulator ini mencari tiga nilai dari harga jual (pendapatan) dan biaya.
Laba bersih = Pendapatan − BiayaMargin (%) = (Pendapatan − Biaya) / Pendapatan × 100Markup (%) = (Pendapatan − Biaya) / Biaya × 100
Contoh) harga jual 100.000, biaya 60.000, maka laba bersih adalah 100.000 − 60.000 = 40.000, margin adalah 40.000 / 100.000 × 100 = 40%, markup adalah 40.000 / 60.000 × 100 ≈ 66,7%. Jika pendapatan 0, margin diperlakukan sebagai 0.