Cara Penggunaan
- Masukkan nilai
Isi kolom yang diperlukan.
- Klik hitung
Tekan tombol hitung untuk melihat hasil.
- Lihat hasil
Lihat hasil dan bagikan jika perlu.
Apa itu D-Day?
D-Day awalnya adalah istilah militer untuk hari dimulainya sebuah operasi, dan berasal dari pendaratan Normandia tahun 1944. Kini istilah ini menjadi kata sehari-hari untuk hitung mundur jumlah hari yang tersisa hingga tanggal target.
Konvensinya menetapkan tanggal acuan (biasanya hari ini) sebagai nol. Jika tanggal target masih di depan, ditulis D-N (mis. D-30 berarti tersisa 30 hari); jika hari itu sendiri, D-Day; dan jika sudah lewat, D+N (mis. D+10 berarti telah berlalu 10 hari).
Ini banyak digunakan setiap kali Anda ingin melihat sekilas waktu yang telah berlalu sejak tanggal acuan: hari tersisa hingga ujian, peringatan seperti pernikahan dan perjalanan, atau tonggak seperti tanggal selesai wajib militer. Selain sekadar motivasi, ini sangat praktis untuk mengelola jadwal belajar dan melacak tenggat proyek.
Rumus Perhitungan
D-Day diperoleh dengan mengonversi selisih antara dua tanggal menjadi hari.
Hari tersisa = (tanggal target − tanggal acuan) ÷ 86.400.000 ms
Misalnya, jika tanggal acuan adalah 2026-06-03 dan tanggal target adalah 2026-11-19, selisihnya 169 hari, jadi D-169. Konversi ke minggu dan bulan dihitung sebagai minggu = ⌊169 ÷ 7⌋ = 24 minggu 1 hari dan bulan ≈ 169 ÷ 30,44 ≈ 5,6 bulan (rata-rata 30,44 hari per bulan).
Mengaktifkan opsi Sertakan Hari Awal membuat tanggal acuan dihitung sebagai satu hari, sehingga menambahkan 1 hari pada hasil (digunakan misalnya untuk menghitung hari wajib militer).